Sinergi Operator Sekolah Purwokerto Barat dalam Mendukung Digitalisasi Pembelajaran

PURWOKERTO BARAT – Semangat transformasi digital merambah satuan pendidikan di wilayah Purwokerto Barat. Menanggapi surat edaran mengenai percepatan program digitalisasi pembelajaran, Paguyuban Operator Sekolah “Sang Operator” Korwilcam Dindik Purwokerto Barat menggelar pertemuan krusial pada Senin, 6 April 2026.
Bertempat di Aula Korwilcam Dindik Purwokerto Barat, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh operator sekolah dasar, baik negeri maupun swasta. Fokus utamanya? Memastikan instrumen perangkat pembelajaran terisi dengan akurat dan terintegrasi secara digital.

Sinergi adalah Kunci
Acara dibuka langsung oleh Koordinator Korwilcam Dindik Purwokerto Barat, Ibu Dra. Siti Rokhani. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa operator sekolah adalah tulang punggung administrasi di era modern.
"Kami tidak ingin operator bekerja sendiri-sendiri dalam sunyi. Perlu ada kerja sama dan komunikasi yang solid. Jika administrasinya tertib dan digitalisasinya optimal, maka kualitas pelayanan pendidikan kita pun akan ikut melesat," ujar Ibu Siti Rokhani dengan optimisme tinggi.

Bimbingan Teknis yang Interaktif
Memasuki sesi inti, Kristin Hardiati Saputri, S.Pd. hadir sebagai narasumber yang memandu jalannya pengisian instrumen. Berbeda dengan pengisian manual yang kaku, para peserta diarahkan untuk melakukan manajemen data melalui media penyimpanan eksternal yang telah disiapkan secara sistematis.
Suasana aula tampak hidup dengan diskusi antar operator. Kristin Hardiati menjelaskan bahwa ketelitian dalam proses ini adalah investasi jangka panjang bagi sekolah.
"Digitalisasi bukan sekadar memindahkan kertas ke layar, tapi tentang bagaimana kita mengelola data agar mudah diakses dan dipertanggungjawabkan. Saya melihat antusiasme teman-teman hari ini sangat luar biasa untuk membawa perubahan di sekolah masing-masing," ungkap Kristin di sela-sela pemaparan materi.
Harapan Baru untuk Administrasi Sekolah
Salah satu peserta, yang juga merupakan anggota paguyuban "Sang Operator", mengaku sangat terbantu dengan adanya pertemuan ini.
"Kegiatan seperti ini sangat melegakan. Kadang kami bingung dengan detail instrumen yang baru, tapi dengan adanya panduan langsung dan diskusi bersama rekan sejawat, semuanya jadi jauh lebih jelas dan terarah," tuturnya.
Melalui langkah nyata ini, Korwilcam Dindik Purwokerto Barat berharap tata kelola administrasi sekolah tidak lagi menjadi beban, melainkan sistem yang rapi, tertib, dan terkoordinasi dengan baik. Digitalisasi pembelajaran pun bukan lagi sekadar wacana, melainkan realitas yang siap dijalankan demi kemajuan siswa.
Penulis: Intan Martiani, S.Pd.
Editor : Vivie Marteza, S.Pd.
Info: Khusus untuk Instagram & TikTok, silakan klik ikonnya untuk otomatis menyalin link berita, lalu tempelkan (Paste) pada Story atau Bio Anda.
Berita Terkait

Monitoring Ujian Sekolah di SDN 2 Pasir Kidul Berjalan Lancar : Tekankan Integritas dan Pemanfaatan Waktu

Transformasi Digital di Kelas: IFP Bikin Pembelajaran di SDN 1 Karanglewas Lor Makin Interaktif
