Menguatkan Fondasi Pendidikan Dasar: Guru Fase A Purwokerto Barat Antusias Ikuti Workshop Pembelajaran Mendalam dan Administrasi Pembelajaran

Sebanyak 55 guru Fase A (Kelas I dan II) mengikuti Workshop Penyusunan Administrasi Pembelajaran dan Pemantapan Pembelajaran Mendalam yang diselenggarakan di SD Negeri 3 Kedungwuluh pada Kamis–Jumat, 21–22 Mei 2026. Kegiatan yang digelar oleh KKG Fase A Korwilcam Dindik Purwokerto Barat ini berlangsung aktif, interaktif, dan penuh antusiasme dari para peserta.
Workshop dibuka secara resmi oleh Koordinator Korwilcam Dindik Purwokerto Barat, Ibu Dra. Rokhani yang sekaligus memberikan arahan terkait pentingnya peningkatan kompetensi guru di jenjang pendidikan dasar. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan rangkaian pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan panitia, sambutan pendamping KKG, serta doa bersama.

Dalam sambutannya, Pendamping KKG Fase A, Ibu Sri Lestari, S.Pd., menegaskan bahwa guru Fase A memegang peran penting sebagai fondasi awal pembelajaran peserta didik.
“Guru Fase A adalah pondasi pertama anak-anak dalam belajar membaca, menulis, dan berhitung. Karena itu, peran guru sangat menentukan keberhasilan pendidikan di tahap selanjutnya,” ungkapnya di hadapan peserta.
Beliau juga menekankan pentingnya implementasi hasil workshop di sekolah masing-masing. “Saya berharap pembelajaran mendalam dan penyusunan administrasi pembelajaran yang diperoleh hari ini tidak hanya menjadi teori, tetapi benar-benar dapat diterapkan sesuai karakteristik dan kebutuhan peserta didik,” tambahnya.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi Pemantapan Pembelajaran Mendalam yang disampaikan oleh Fitri Handayani, S.Pd. Suasana kegiatan berlangsung dinamis melalui ice breaking, diskusi, dan tanya jawab yang membuat peserta semakin aktif terlibat.
Narasumber memaparkan konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang menekankan pemahaman, pengaplikasian, serta refleksi dalam kehidupan nyata. Peserta juga dikenalkan dengan rumus 8-3-3-4 yang mencakup dimensi profil lulusan, prinsip pembelajaran, pengalaman belajar, serta kerangka pembelajaran.

Selain itu, dijelaskan tiga prinsip utama pembelajaran mendalam, yaitu berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful), yang menjadi dasar terciptanya pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik.
Hari kedua kegiatan difokuskan pada praktik penyusunan administrasi pembelajaran bersama narasumber Siti Nursusanti, S.Pd.SD. Peserta dilatih menghitung minggu efektif, menentukan minggu tidak efektif, hingga menyusun rincian perencanaan pembelajaran selama satu semester secara sistematis dan terstruktur.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru Fase A semakin siap menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, serta mampu menyusun administrasi pembelajaran dengan lebih efektif demi memperkuat kualitas pendidikan dasar di Purwokerto Barat.
Penulis : Dwi Anggayuh, S.Pd.
Bagikan Berita Ke Rekan Guru:
Kolom Interaksi
Aktivitas Diskusi Publik
Partisipasi Komunitas
Masuk dengan akun Google untuk ikut berdiskusi
Belum ada tanggapan publik
Berita Terkait

Meriahnya Lomba Sambung Lirik Lagu SDN 1 Karanglewas Lor dalam Rangka HUT RI ke-81

Jalan Sehat Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-81 SDN 1 Karanglewas Lor

SEMARAK PERSARI SDN 2 KEDUNGWULUH: BELAJAR, BERMAIN, DAN TUMBUHKAN KEMANDIRIAN
