Membangun Perisai Sejak Dini: BNN Edukasi Siswa SD Negeri 2 Pasir Kidul tentang Bahaya Narkoba

Pasir Kidul — Suasana pagi di SD Negeri 2 Pasir Kidul tampak berbeda dari biasanya. Keceriaan siswa tidak hanya diwarnai canda saat jam istirahat, tetapi juga antusiasme saat menyambut kehadiran perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Bapak Yuni Gunawan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya preventif untuk membentengi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba sejak usia dini. Melalui program “BNN Goes to School”, kegiatan sosialisasi dikemas secara menarik dan interaktif.
Dalam penyampaiannya, Bapak Yuni Gunawan menggunakan pendekatan yang santai dan mudah dipahami. Ia memanfaatkan alat peraga visual, cerita pendek, serta sesi tanya jawab, sehingga para siswa dapat mengikuti materi dengan antusias tanpa merasa bosan.
“Adik-adik harus tahu bahwa narkoba itu sangat berbahaya, bisa merusak kesehatan dan masa depan. Karena itu, berani berkata ‘tidak’ adalah langkah paling penting untuk melindungi diri,” ujar Bapak Yuni Gunawan.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan bahaya narkoba, pentingnya kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar, serta ajakan untuk tidak sembarangan menerima makanan atau minuman dari orang yang tidak dikenal.
Untuk memperkuat pemahaman siswa, Bapak Yuni Gunawan juga membagikan tujuh langkah sederhana dalam menolak ajakan yang mencurigakan atau negatif dari teman sebaya, yaitu: bertanya, mengatakan risiko atau akibat yang bisa terjadi, menyarankan kegiatan lain yang lebih positif, tetap tenang dan santai, menyebut nama teman saat menegur, meminta untuk didengarkan, serta berani meninggalkan situasi atau teman yang membawa pengaruh buruk.
“Kalau ada ajakan yang tidak baik, kalian bisa menolak dengan cara yang baik tapi tegas. Jangan takut, karena menjaga diri itu jauh lebih penting,” tambahnya.

Kepala SD Negeri 2 Pasir Kidul menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pendidikan karakter dan perlindungan dari pengaruh negatif sama pentingnya dengan pencapaian akademik.
“Kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang benar-benar bersih dan aman. Pengetahuan adalah perlindungan terbaik bagi anak-anak kami,” ujarnya.
Ia juga berharap kesadaran akan bahaya narkoba tidak hanya dimiliki oleh siswa, tetapi juga meluas ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Selain itu, program sosialisasi seperti ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan agar pesan anti-narkoba semakin tertanam kuat. Peran orang tua pun dinilai sangat penting dalam mengawasi pergaulan anak serta membangun komunikasi yang terbuka.
Melalui edukasi ini, diharapkan siswa-siswi SD Negeri 2 Pasir Kidul dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, dan berani berkata “tidak” terhadap narkoba. Sebab, melindungi satu anak hari ini berarti menjaga masa depan bangsa di masa depan.
Penulis : Diyah Kartika Ningrum, S.Pd.
Editor : Intan M
Bagikan Berita Ke Rekan Guru:
Kolom Interaksi
Aktivitas Diskusi Publik
Partisipasi Komunitas
Masuk dengan akun Google untuk ikut berdiskusi
Belum ada tanggapan publik
Berita Terkait

Meriahnya Lomba Sambung Lirik Lagu SDN 1 Karanglewas Lor dalam Rangka HUT RI ke-81

Jalan Sehat Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-81 SDN 1 Karanglewas Lor

SEMARAK PERSARI SDN 2 KEDUNGWULUH: BELAJAR, BERMAIN, DAN TUMBUHKAN KEMANDIRIAN
