Membangun Generasi Cerdas Finansial, BPR BKK Purwokerto Ajak Siswa SD Negeri 1 Kedungwuluh Giat Menabung Lewat Program KEJAR

PURWOKERTO – Suasana ruang kelas SD Negeri 1 Kedungwuluh tampak ramai dan penuh antusiasme pada Jumat pagi, 12 Juni 2026.
Siswa - siswi berkumpul untuk mengikuti kegiatan sosialisasi literasi keuangan yang diselenggarakan oleh BPR BKK Purwokerto.
Kunjungan ini berfokus pada pengenalan program Kejar yaitu Satu Rekening Satu Pelajar, sebuah program yang bertujuan agar setiap siswa memiliki rekening tabungan atas nama mereka sendiri.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 - 6 beserta para guru ini bertujuan mengenalkan pentingnya budaya menabung sekaligus memperkenalkan produk SimPel (Simpanan Pelajar) sebagai sarana menabung yang aman dan mudah diakses anak sekolah.
Menabung Jadi Gaya Hidup Sejak SD
Dalam kegiatan tersebut, petugas BPR BKK, menyampaikan bahwa menabung bukan soal besar atau kecilnya uang, tapi soal membangun kebiasaan. Kalau anak-anak sudah terbiasa menyisihkan uang jajan sejak SD, ke depan mereka akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas mengelola keuangan,” ujarnya di hadapan puluhan siswa.
Pada sosialisasi tersebut, tim BPR BKK Purwokerto mengemas materi secara interaktif dengan mengajak bermain games berhadiah tentang membedakan kebutuhan dan keinginan, simulasi menyisihkan uang, hingga mengenal manfaat bank. Antusiasme terlihat saat sesi tanya jawab, banyak siswa yang penasaran cara membuka rekening sendiri.
SimPel: Nabung Mudah, Setoran Ringan
Salah satu yang diperkenalkan adalah Tabungan SimPel, produk khusus pelajar yang diterbitkan bank-bank di Indonesia. Keunggulan SimPel antara lain setoran awal hanya Rp5.000, bebas biaya administrasi bulanan, dan buku tabungan atas nama siswa sendiri.

“Dengan SimPel, adik-adik bisa nabung mulai dari uang kembalian jajan. Uangnya aman di bank, nggak takut hilang atau dipakai jajan terus,” jelas salah satu petugas edukasi BPR BKK sambil memperlihatkan contoh buku tabungan.
Kepala SD Negeri 1 Kedungwuluh, Usriati, M.Pd, menyambut positif kegiatan ini. Menurutnya, edukasi keuangan dari lembaga resmi seperti BPR BKK sangat membantu sekolah membentuk karakter siswa. “Selama ini kami sudah ajarkan menabung, tapi dengan adanya rekening sendiri, anak jadi lebih semangat dan merasa dewasa karena punya tabungan di bank,” tuturnya.
Target 100% Siswa Punya Rekening
Dalam kunjungan tersebut, BPR BKK Purwokerto juga memfasilitasi pembukaan rekening SimPel secara kolektif. Orang tua siswa sebelumnya sudah diberi formulir persetujuan. Ditargetkan seluruh siswa SD Negeri 1 Kedungwuluh akan memiliki rekening SimPel dalam waktu dekat.
Program KEJAR sendiri tidak berhenti pada pembukaan rekening. BPR BKK Purwokerto berkomitmen melakukan pendampingan berkelanjutan ke sekolah-sekolah, mulai dari monitoring tabungan siswa hingga edukasi lanjutan tentang perencanaan keuangan sederhana.
Langkah BPR BKK Purwokerto ini sejalan dengan target OJK untuk meningkatkan indeks inklusi keuangan di kalangan pelajar. Diharapkan, melalui sinergi antara industri perbankan, sekolah, dan orang tua, budaya menabung benar-benar menjadi gaya hidup generasi muda Banyumas.
“Harapan kami, kelak anak-anak SD Negeri 1 Kedungwuluh tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga cerdas finansial. Karena masa depan yang sejahtera dimulai dari kebiasaan kecil hari ini: menabung,” tutup perwakilan dari BPR BKK Purwokerto.
Penulis : Novika Fajarwati, S.Pd
Bagikan Berita Ke Rekan Guru:
Kolom Interaksi
Aktivitas Diskusi Publik
Partisipasi Komunitas
Masuk dengan akun Google untuk ikut berdiskusi
Belum ada tanggapan publik
Berita Terkait

Meriahnya Lomba Sambung Lirik Lagu SDN 1 Karanglewas Lor dalam Rangka HUT RI ke-81

Jalan Sehat Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-81 SDN 1 Karanglewas Lor

SEMARAK PERSARI SDN 2 KEDUNGWULUH: BELAJAR, BERMAIN, DAN TUMBUHKAN KEMANDIRIAN
