Lestarikan Budaya Jawa, KKG Fase C Korwilcam Dindik Purwokerto Barat Sukses Gelar Workshop Tembang Macapat dan Aksara Jawa

PURWOKERTO BARAT – Kelompok Kerja Guru (KKG) Fase C Kelas V dan VI Korwilcam Dindik Purwokerto Barat sukses menyelenggarakan kegiatan workshop peningkatan kompetensi guru. Acara yang berlangsung selama dua hari, yakni Kamis-Jumat (21-22 Mei 2026), ini difokuskan pada penguatan materi muatan lokal bahasa Jawa, khususnya Tembang Macapat dan Aksara Jawa.
Hari Pertama: Antusiasme Tinggi Belajar Tembang Mijil
Kegiatan hari pertama, Kamis (21/5/2026), diawali dengan pembukaan resmi. Sambutan hangat dari Ketua K3S, Nur Handayawati, S.Pd., serta pemaparan laporan kegiatan oleh Ketua Fase C, Sony Pamela, S.Pd. Setelah itu, acara dibuka bersama dengan bacaan basmallah yang dipimpin langsung oleh Ketua Korwilcam Dindik Purwokerto Barat, Dra. Siti Rokhani.



Memasuki sesi materi inti, Wahyu Nurtiati, S.Pd. hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi Tembang Macapat. Teknis pelatihan dirancang secara interaktif:
- Peserta mendengarkan contoh tembang dengan seksama.
- Peserta mengikuti metode "didikte nada" oleh narasumber.
- Peserta menirukan dan mempraktikkan nada Tembang Mijil bersama-sama.
Suasana workshop tampak sangat hidup, penuh antusiasme, dan kegembiraan. Meskipun pada awalnya para peserta sempat merasa kesulitan menangkap cengkok dan nada yang tepat, berkat bimbingan yang telaten, di akhir sesi seluruh peserta mampu mempraktikkan Tembang Mijil dengan sangat baik.


Menariknya, karena saking asyiknya belajar, beberapa peserta bahkan meminta waktu praktik terus dilanjutkan meskipun durasi acara telah habis. Mengakomodasi semangat tinggi para guru, narasumber akhirnya memberikan satu kali kesempatan tambahan untuk praktik bersama sebelum sesi hari pertama ditutup.
Hari Kedua: Strategi Jitu Kuasai Aksara Jawa untuk FTBI


Pada hari kedua, Jumat (22/5/2026), workshop dilanjutkan dengan materi yang tidak kalah krusial, yaitu Aksara Jawa. Sesi ini diisi oleh Sri Harjanti, S.Pd. sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Sri Harjanti membagikan berbagai tips dan trik praktis agar siswa dapat dengan cepat memahami serta menerapkan penulisan Aksara Jawa. Materi ini sengaja dirancang secara strategis, terutama untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi ajang bergengsi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Melalui metode yang menyenangkan, diharapkan para guru dapat menularkan ilmu tersebut di sekolah masing-masing agar siswa lebih siap dan percaya diri dalam berkompetisi.
Catatan Penutup: Melalui workshop dua hari ini, KKG Fase C Purwokerto Barat tidak hanya meningkatkan kompetensi pedagogis para guru dalam mengajar bahasa daerah, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan budaya adiluhung Jawa di lingkungan sekolah dasar.
Editor : Vie Marte
Bagikan Berita Ke Rekan Guru:
Kolom Interaksi
Aktivitas Diskusi Publik
Partisipasi Komunitas
Masuk dengan akun Google untuk ikut berdiskusi
Belum ada tanggapan publik
Berita Terkait

Meriahnya Lomba Sambung Lirik Lagu SDN 1 Karanglewas Lor dalam Rangka HUT RI ke-81

Jalan Sehat Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-81 SDN 1 Karanglewas Lor

SEMARAK PERSARI SDN 2 KEDUNGWULUH: BELAJAR, BERMAIN, DAN TUMBUHKAN KEMANDIRIAN
