Berita Dinas

Dari Kampus ke Kelas : Mahasiswa UNSOED Asah Kompetensi Pedagogik di Kelas 5 SD Negeri 1 Kedungwuluh

Admin Korwil
26 Mei 2026
285 Dilihat
Dari Kampus ke Kelas : Mahasiswa UNSOED Asah Kompetensi Pedagogik di Kelas 5 SD Negeri 1 Kedungwuluh

PURWOKERTO – Dunia Pendidikan Dasar selalu membutuhkan penyegaran, baik dari segi metode pembelajaran maupun kehadiran energi baru di dalam kelas. Semangat inilah yang membawa sejumlah mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman ( UNSOED ) melangkah keluar dari gerbang kampus menuju ruang kelas 5 SD Negeri 1 Kedungwuluh, Purwokerto Barat. melalui program Praktik Mengajar, para calon pendidik ini menerjemahkan teori-teori akademik menjadi aksi nyata di lapangan.

Menjembatani Teori dan Realita Kelas

Tujuan utama dari kehadiran mahasiswa UNSOED di SDN 1 Kedungwuluh ini, tidak lain adalah untuk mengasah kompetensi pedagogik, yaitu kemampuan mengelola pembelajaran peserta didik, yang selama ini mereka pelajari di bangku kuliah. Menghadapi anak-anak usia Sekolah Dasar membutuhkan seni tersendiri, mulai dari pemahaman karakter anak, penyusunan materi yang interaktif, hingga pengelolaan dinamika kelas.

Gambar

Dalam praktik kali ini, para mahasiswa fokus menyajikan materi Bahasa Indonesia mengenai makna imbuhan. Bukan sekadar hafalan, tujuan dari pemilihan materi ini adalah agar siswa kelas 5 dapat memahami bagaimana sebuah kata dasar dapat berubah makna dan fungsinya setelah mendapat ragam imbuhan (seperti me-, ber-, di-, atau ter-). Melalui pemahaman yang baik, kemampuan literasi, membaca, dan menulis siswa diharapkan dapat meningkat secara signifikan.

Sambutan Hangat dan Antusiasme Tinggi

Kehadiran para mahasiswa ini disambut terbuka oleh pihak sekolah. Dukungan penuh mengalir dari Kepala Sekolah, Ibu Usriati, M.Pd dan para guru pendidik di SDN 1 Kedungwuluh. Pihak sekolah memfasilitasi para mahasiswa dengan memberikan ruang berekspresi, membimbing penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran, serta membagikan tips praktis menghadapi dinamika di ruang kelas.

Suasana kelas 5 pun menjadi lebih hidup. Anak-anak menyambut "kakak-kakak mahasiswa" dengan antusiasme yang tinggi. Metode mengajar yang dibawa mahasiswa—yang cenderung menggunakan pendekatan bermain sambil belajar, media visual, dan diskusi kelompok—berhasil memantik rasa ingin tahu siswa. Belajar makna imbuhan yang biasanya dianggap teoritis kini berubah menjadi sesi yang interaktif dan penuh tawa khas anak-anak.

Kolaborasi antara UNSOED dan SDN 1 Kedungwuluh ini diharapkan tidak berhenti sebagai pemenuhan tugas kuliah semata

"Kami berharap pengalaman langsung di kelas 5 ini dapat membentuk mentalitas pendidik yang adaptif, sabar, dan inovatif pada diri mahasiswa. Semoga ilmu yang mereka bagikan meninggalkan kesan positif bagi anak-anak, dan kelak ketika mereka lulus, mereka siap menjadi guru-guru hebat yang memajukan pendidikan nasional," ungkap ibu Usriati, M.Pd, selaku Kepala Sekolah.

Melalui langkah awal dari kampus ke kelas ini, mahasiswa Unsoed tidak hanya sedang menyelesaikan satu tahapan akademik, tetapi sedang mengukir jejak pertama mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan anak anak termotivasi untuk lebih giat belajar

Penulis : Novika Fajarwati, S.Pd

Bagikan Berita Ke Rekan Guru:

Bagikan Berita Ini

Info: Khusus untuk Instagram & TikTok, silakan klik ikonnya untuk otomatis menyalin link berita, lalu tempelkan (Paste) pada Story atau Bio Anda.

Kolom Interaksi

Aktivitas Diskusi Publik

Partisipasi Komunitas

Masuk dengan akun Google untuk ikut berdiskusi

Belum ada tanggapan publik