SERUNYA PERJUSA SD NEGERI 2 PASIR KIDUL: BELAJAR, BERPETUALANG, DAN MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN DI BAWAH LANGIT PERKEMAHAN

Purwokerto Barat, 28–29 Agustus 2026 — Suasana berbeda terasa di pangkalan SD Negeri 2 Pasir Kidul pada Jumat hingga Sabtu, 28–29 Agustus 2026. Halaman sekolah yang biasanya dipenuhi aktivitas pembelajaran berubah menjadi area perkemahan yang penuh semangat, keceriaan, dan kebersamaan dalam kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa).
Kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6 ini menjadi pengalaman istimewa bagi para peserta. Selain belajar berbagai keterampilan kepramukaan, Perjusa juga menjadi ruang bagi siswa untuk melatih kemandirian, keberanian, kerja sama, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab.

Dibuka dengan Semangat, Dilanjutkan Petualangan Jelajah Galang
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara pembukaan. Para peserta mengikuti upacara dengan penuh semangat sebagai tanda dimulainya petualangan mereka dalam kegiatan Perjusa.
Usai upacara, keseruan berlanjut melalui kegiatan Jelajah Galang. Para siswa berkelompok dan menyelesaikan tantangan yang tersebar di enam pos.
Keenam pos tersebut meliputi Pos Semaphore, Pos Yel-Yel, Pos Tali Temali, Pos Pengetahuan, Pos PBB (Peraturan Baris-Berbaris), serta Pos Halang Rintang.
Setiap pos menghadirkan tantangan yang berbeda. Siswa dituntut untuk mampu bekerja sama, berpikir cepat, berkomunikasi, sekaligus menunjukkan keterampilan kepramukaan yang telah mereka pelajari.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Tawa, teriakan semangat, dan kekompakan setiap regu mewarnai perjalanan mereka dari satu pos ke pos berikutnya.
Pengalaman Pertama Bermalam di Tenda
Keseruan Perjusa semakin terasa karena seluruh regu telah disiapkan tenda di lingkungan sekolah sebagai tempat beristirahat dan bermalam.
Bagi sebagian besar peserta, pengalaman menggunakan dan bermalam di tenda menjadi sesuatu yang baru. Rasa penasaran bercampur kegembiraan tampak dari wajah anak-anak ketika menempati tenda bersama teman satu regunya.
Malam itu bukan sekadar bermalam di sekolah. Para siswa belajar mengatur diri, menjaga barang pribadi, berbagi ruang dengan teman, serta membangun kebersamaan dalam satu regu.
Pengalaman sederhana tersebut justru menjadi salah satu bagian yang paling berkesan bagi para peserta.
Mendapat Motivasi dari Para Pembina Pramuka
Kegiatan Perjusa juga mendapat perhatian dan dukungan dari jajaran Kwartir Ranting Pramuka Purwokerto Barat.
Hadir Kak Sri Harjanti, S.Pd., selaku Kak Kwaran Purwokerto Barat, bersama Kak Widy Astuti, S.Pd., M.Pd., dari Binawasa. Kehadiran beliau memberikan semangat tersendiri bagi para peserta.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa mendapatkan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri, disiplin, bertanggung jawab, berani, dan mampu bekerja sama dengan orang lain.

Pesan dan motivasi yang diberikan menjadi bekal penting bagi siswa, bahwa kegiatan Pramuka bukan hanya tentang permainan dan kegiatan di luar kelas, tetapi juga tentang membentuk karakter dan kecakapan hidup.
Api Unggun, Malam yang Penuh Makna
Malam hari menjadi salah satu momen yang paling dinantikan. Di tengah suasana malam, seluruh peserta berkumpul dalam kegiatan upacara api unggun.
Cahaya api unggun yang menyala di tengah halaman sekolah menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat dan penuh perhatian.
Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah penampilan petugas Dasa Darma yang berlangsung dengan sangat baik. Penampilan tersebut berhasil menciptakan suasana yang semakin semarak dan mendapat perhatian dari para peserta maupun warga sekolah yang turut menyaksikan.

Momen api unggun menjadi pengingat bahwa kebersamaan, persaudaraan, dan semangat untuk terus belajar merupakan bagian penting dalam perjalanan seorang Pramuka.
Motivasi dari Mabiran Purwokerto Barat
Kegiatan semakin istimewa dengan hadirnya Kak Yogi Himawan, S.Pd., selaku Mabiran Purwokerto Barat.
Beliau turut memberikan motivasi kepada para peserta agar terus memiliki semangat untuk belajar, berani mencoba pengalaman baru, serta membangun karakter yang positif melalui kegiatan Pramuka.
Kehadiran para tokoh Pramuka tersebut memberikan pengalaman berharga bagi siswa karena mereka dapat bertemu langsung dengan para pembina dan mendapatkan motivasi untuk terus berkembang.
Ditutup dengan Kesan dan Pengalaman yang Tak Terlupakan
Setelah melewati berbagai rangkaian kegiatan, Perjusa SD Negeri 2 Pasir Kidul berakhir pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Dua hari satu malam mungkin terasa singkat, tetapi meninggalkan banyak cerita bagi para peserta. Mulai dari berpetualang dalam Jelajah Galang, menyelesaikan tantangan di enam pos, belajar keterampilan kepramukaan, tinggal bersama teman satu regu di dalam tenda, hingga menikmati hangatnya api unggun bersama.
Bagi siswa kelas 4, 5, dan 6, Perjusa kali ini bukan sekadar kegiatan sekolah. Perjusa menjadi pengalaman pertama yang mengajarkan bahwa belajar tidak selalu harus berada di dalam kelas.
Di balik tenda yang berdiri di halaman sekolah, terdapat pelajaran tentang kemandirian. Di balik setiap tantangan terdapat pelajaran tentang keberanian dan kerja sama. Dan di balik api unggun yang menyala, terdapat kenangan tentang persahabatan dan kebersamaan.
Perjusa SD Negeri 2 Pasir Kidul pun menjadi sebuah pengalaman yang akan dikenang para siswa sebagai salah satu cerita seru dalam perjalanan mereka di sekolah.
Penulis : Intan Mart
Bagikan Kegiatan:
Kolom Interaksi
Aktivitas Diskusi Publik
Partisipasi Komunitas
Masuk dengan akun Google untuk ikut berdiskusi
Belum ada tanggapan publik
Kegiatan Terkait

Kobarkan Semangat 'Purwokerto Barat Menyala': Pembukaan Penilaian Uji Syarat Pramuka Garuda 2026 Berlangsung Khidmat

PERWAKILAN KWARRAN PURWOKERTO BARAT TOREH PRESTASI DI TINGKAT KWARDA JAWA TENGAH KATEGORI PEMBINA BERPRESTASI TAHUN 2026.

Deretan Prestasi Sampai Partisipasi Semarak Stand Kwarran Purwokerto Barat di Festival Pramuka Kwarcab Banyumas 2026
