Kabar PGRI Barat

Semarak 14 Agustus, SD Negeri 2 Pasir Kidul Peringati Hari Pramuka dengan Upacara dan Persari

Admin PGRI
16 Agustus 2026
209 Pembaca
Semarak 14 Agustus, SD Negeri 2 Pasir Kidul Peringati Hari Pramuka dengan Upacara dan Persari

Pasir Kidul, 14 Agustus — Dalam rangka memperingati Hari Pramuka yang diperingati setiap tanggal 14 Agustus, SD Negeri 2 Pasir Kidul menggelar kegiatan kepramukaan yang berlangsung meriah dan penuh semangat. Rangkaian kegiatan terdiri atas upacara peringatan Hari Pramuka dan dilanjutkan dengan Persari (Perkemahan Satu Hari) yang diikuti oleh peserta didik kelas 1 hingga kelas 6.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk menumbuhkan semangat kepramukaan sekaligus membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan yang edukatif, menyenangkan, dan sesuai dengan tahapan perkembangan mereka.

Upacara Peringatan Hari Pramuka

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan Hari Pramuka. Seluruh peserta didik mengikuti upacara dengan tertib dan penuh semangat menggunakan seragam Pramuka.

Melalui upacara tersebut, siswa diajak untuk memahami nilai-nilai yang terkandung dalam kepramukaan, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, keberanian, serta kepedulian terhadap sesama.

Semangat Hari Pramuka tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui berbagai aktivitas yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik.

Persari Disesuaikan dengan Tingkatan Pramuka

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Persari. Menariknya, kegiatan Persari di SD Negeri 2 Pasir Kidul dirancang dan dilaksanakan secara berbeda sesuai dengan tingkatan dan usia peserta didik.

Peserta didik kelas 1 dan 2 mengikuti kegiatan yang disesuaikan dengan kemampuan mereka sebagai peserta didik yang masih dalam tahap pengenalan dan pembentukan dasar-dasar kepramukaan. Kegiatan dikemas secara sederhana, menyenangkan, dan banyak mengandung unsur permainan agar siswa dapat belajar sambil bermain.

Sementara itu, kelas 3 dan 4 yang masih berada pada golongan Siaga mendapatkan kegiatan yang lebih menekankan pada pengembangan keterampilan dasar, keberanian, kerja sama, dan kemandirian dengan tetap memperhatikan karakteristik Pramuka Siaga.

Adapun kelas 5 dan 6 yang telah memasuki golongan Penggalang mendapatkan kegiatan yang lebih menantang dan menuntut kerja sama serta tanggung jawab yang lebih besar. Perbedaan kegiatan tersebut menjadi bentuk pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan dan kemampuan masing-masing peserta didik.

Gambar PGRI

Serunya Berkeliling Warung dan Pos Kegiatan

Salah satu bagian yang paling menarik dalam Persari adalah kegiatan warung dan pos keterampilan. Para siswa mengikuti berbagai aktivitas secara berkelompok dengan berpindah dari satu pos ke pos lainnya.

Beberapa warung dan pos yang disiapkan antara lain warung/pos keagamaan, KIM (Keterampilan Indera Manusia) penglihatan, KIM penciuman, PBB, tali-temali, serta games bowling.

Di warung atau pos keagamaan, siswa mendapatkan kegiatan yang berkaitan dengan pengetahuan dan pengamalan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat karakter religius sekaligus membiasakan siswa menerapkan nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Pada pos KIM penglihatan dan KIM penciuman, siswa diajak untuk melatih dan memanfaatkan indera mereka melalui berbagai tantangan yang menyenangkan. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk melatih ketelitian, konsentrasi, dan kemampuan siswa dalam mengenali sesuatu menggunakan indera yang dimiliki.

Selanjutnya, pada pos PBB (Peraturan Baris-Berbaris), siswa belajar mengenai kedisiplinan, kekompakan, ketepatan gerakan, dan kepatuhan terhadap instruksi. Kegiatan ini juga melatih siswa untuk bekerja sama sebagai sebuah kelompok.

Gambar PGRI

Sementara pada pos tali-temali, peserta didik diperkenalkan dan dilatih berbagai keterampilan menggunakan tali. Kegiatan ini menjadi salah satu keterampilan khas dalam kepramukaan yang dapat melatih ketelitian, kesabaran, dan keterampilan tangan.

Tidak kalah seru, kegiatan ditutup dengan games bowling yang menghadirkan suasana penuh keceriaan. Permainan ini menjadi sarana hiburan sekaligus melatih konsentrasi, ketepatan, sportivitas, dan kekompakan antarsiswa.

Belajar, Bermain, dan Membentuk Karakter

Berbagai kegiatan dalam Persari memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di dalam kelas. Siswa dapat belajar secara langsung melalui permainan, tantangan, kerja kelompok, dan aktivitas kepramukaan.

Perbedaan kegiatan antara golongan Siaga dan Penggalang juga menunjukkan bahwa pembelajaran kepramukaan di SD Negeri 2 Pasir Kidul disusun dengan memperhatikan usia, kemampuan, dan karakteristik peserta didik.

Keceriaan dan antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga belajar tentang arti kebersamaan, tanggung jawab, disiplin, keberanian, dan saling membantu.

Melalui peringatan Hari Pramuka 14 Agustus dan kegiatan Persari ini, SD Negeri 2 Pasir Kidul terus berupaya menjadikan kegiatan kepramukaan sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik.

Semangat Pramuka bukan sekadar mengenakan seragam, tetapi belajar menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, peduli, dan mampu bekerja sama.

Dengan semangat 14 Agustus sebagai Hari Pramuka, seluruh keluarga besar SD Negeri 2 Pasir Kidul diharapkan terus menjaga semangat kebersamaan dan menjadikan nilai-nilai kepramukaan sebagai bekal untuk tumbuh menjadi generasi yang tangguh dan berkarakter.

Penulis : Intan M

Bagikan Kabar PGRI:

Bagikan Berita Ini

Info: Khusus untuk Instagram & TikTok, silakan klik ikonnya untuk otomatis menyalin link berita, lalu tempelkan (Paste) pada Story atau Bio Anda.

Kolom Interaksi

Aktivitas Diskusi Publik

Partisipasi Komunitas

Masuk dengan akun Google untuk ikut berdiskusi

Belum ada tanggapan publik