KKG Kelas III Purwokerto Barat Perkuat Kompetensi Guru Melalui Asesmen dan Pemanfaatan AI

Kelompok Kerja Guru (KKG) Kelas III merupakan salah satu wadah bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi, berbagi pengalaman, serta mengembangkan praktik pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Melalui kegiatan KKG yang dilaksanakan secara berkelanjutan, berbagai permasalahan dan temuan yang dijumpai guru di sekolah dapat dibahas dan dicarikan solusi bersama.

Kegiatan KKG Kelas III Korwilcam Dindik Purwokerto Barat menjadi momentum penting bagi para guru untuk memperkuat pemahaman mengenai asesmen pembelajaran sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi kebutuhan peserta didik pada jenjang kelas III. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan wawasan mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu teknologi yang dapat mendukung guru dalam menyiapkan perangkat pembelajaran dan asesmen.
Kegiatan Diawali dengan Pembukaan Kegiatan KKG Kelas III diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara. Seluruh peserta kemudian diajak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan dan peneguhan semangat kebangsaan. Arahan Korwilcam Dindik Purwokerto Barat tentang Asesmen Dalam kegiatan tersebut, Korwilcam Dindik Purwokerto Barat, Ibu Dra. Siti Rohani, memberikan arahan mengenai pentingnya pelaksanaan asesmen dalam proses pembelajaran. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah asesmen diagnostik, khususnya dalam menghadapi peralihan peserta didik dari kelas II ke kelas III. Guru kelas III perlu memiliki kesiapan untuk mengetahui kondisi awal setiap peserta didik. Hal tersebut meliputi kemampuan membaca, menulis, dan berhitung. Guru perlu memastikan apakah peserta didik telah memiliki kemampuan membaca yang lancar, mampu menulis dengan baik dan lengkap, serta memahami konsep berhitung sesuai dengan tahap perkembangannya. Selain asesmen diagnostik, pembahasan juga mencakup asesmen formatif dan asesmen sumatif. Ketiga bentuk asesmen tersebut memiliki peran penting dalam membantu guru memperoleh gambaran mengenai perkembangan dan capaian belajar peserta didik.

Dalam arahannya, disampaikan pula bahwa persiapan Sumatif Tengah Semester 1 perlu dilakukan dengan sebaik-baiknya. Persiapan yang matang diharapkan dapat mendukung pelaksanaan asesmen sehingga dapat memberikan informasi yang bermakna mengenai proses dan hasil belajar peserta didik. Kegiatan KKG juga diharapkan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Berbagai temuan atau permasalahan yang muncul di sekolah dapat disampaikan dan dibahas dalam forum KKG Kelas III. Dengan adanya komunikasi dan kerja sama antarguru, diharapkan kualitas pembelajaran dan capaian peserta didik kelas III di wilayah Korwilcam Dindik Purwokerto Barat dapat terus meningkat. Kekompakan dan kebersamaan antarguru menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Pembentukan Pengurus KKG Kelas III Periode 2026–2029
Selain membahas aspek pembelajaran dan asesmen, kegiatan KKG Kelas III juga diisi dengan pembahasan mengenai kepengurusan baru. Kepengurusan KKG Kelas III untuk periode 2026–2029 dibentuk sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan program dan kegiatan KKG. Susunan pengurus KKG Kelas III periode 2026–2029 adalah sebagai berikut:
1. Ketua: Puspa Meita Rahayuningsih, S.Pd.SD – SDN 1 Kober.
2. Wakil Ketua: Pamungkas Aditya Nugroho, S.Pd. – SDN 3 Kedungwuluh.
3. Sekretaris 1: Titis Arum Septiani, S.Pd. – SDN 1 Rejasari.
4. Sekretaris 2: Eva Fitria, S.Pd. – SDN 2 Rejasari.
5. Bendahara 1: Diah Rahayu, S.Pd. – SDN 1 Bantarsoka.
6. Bendahara 2: Metri Diah Retno Pangestika, S.Pd. – SDN 2 Kedungwuluh.
7. Koordinator Gugus Ki Hajar Dewantara: Anis Marfungah, S.Pd. – SDN 3 Pasirmuncang.
8. Koordinator Gugus Taman Siswa: Alfina Nurlitasari, S.Pd. – SDN 2 Kober.
9. Koordinator Gugus Budi Utomo: Sri Hartati, S.Pd. – SDN 3 Rejasari.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan KKG Kelas III dapat semakin aktif menjadi ruang kolaborasi bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme.

Pemanfaatan AI untuk Penulisan Soal Asesmen SD
Salah satu materi yang menjadi bagian penting dalam kegiatan KKG adalah “Penulisan Soal Asesmen SD Menggunakan AI”. Materi tersebut disampaikan oleh Pengawas Korwilcam Dindik Purwokerto Barat, Bapak Yogi Himawan, S.Pd. Dalam penyampaiannya, guru kelas III didorong untuk memanfaatkan AI dalam mendukung berbagai kebutuhan pembelajaran. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk membantu guru membuat modul ajar, perangkat ajar, permainan pembelajaran, maupun soal asesmen. Pemanfaatan AI diharapkan dapat membantu guru dalam menyelesaikan aspek teknis penyusunan berbagai perangkat pembelajaran. Dengan demikian, guru dapat lebih berfokus pada aspek pedagogis, seperti memahami kebutuhan peserta didik, menentukan strategi pembelajaran, serta memastikan materi dan asesmen sesuai dengan tujuan pembelajaran. Namun, penggunaan AI tetap membutuhkan keterampilan guru dalam memberikan instruksi yang tepat. Agar AI dapat menghasilkan soal yang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar, guru perlu memberikan instruksi yang terstruktur melalui prinsip prompt yang efektif. Prinsip tersebut mencakup Persona, Tugas, Format, dan Konteks. Pemanfaatan teknologi ini bukan berarti menggantikan peran guru. Sebaliknya, AI dapat menjadi alat bantu yang mendukung guru dalam melaksanakan tugas profesionalnya. Guru tetap memiliki peran utama dalam menentukan tujuan pembelajaran, menilai kesesuaian materi, memeriksa kualitas soal, serta memastikan setiap perangkat pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Sejalan dengan pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, AI tidak akan menggantikan guru yang hebat. Akan tetapi, guru yang mampu memanfaatkan AI secara tepat dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi dan memimpin perkembangan pendidikan pada masa depan. Penutup Kegiatan KKG Kelas III Korwilcam Dindik Purwokerto Barat menjadi ruang penting bagi guru untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat kolaborasi, dan berbagi praktik baik dalam pembelajaran. Pembahasan mengenai asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif memberikan penguatan kepada guru agar lebih siap memahami kondisi dan perkembangan peserta didik. Di sisi lain, materi mengenai pemanfaatan AI memberikan wawasan baru bahwa perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan guru, khususnya dalam penyusunan perangkat pembelajaran dan asesmen. Dengan tetap menempatkan guru sebagai pengambil keputusan utama, pemanfaatan AI secara bijak dan bertanggung jawab dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pembelajaran. Melalui semangat kebersamaan, kekompakan, kolaborasi, serta keterbukaan terhadap perkembangan teknologi, KKG Kelas III diharapkan mampu terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Korwilcam Dindik Purwokerto Barat.
Penulis : ALFINA NURLITA
Bagikan Berita Ke Rekan Guru:
Kolom Interaksi
Aktivitas Diskusi Publik
Partisipasi Komunitas
Masuk dengan akun Google untuk ikut berdiskusi
Belum ada tanggapan publik
Berita Terkait

Pererat Silaturahmi dan Tanamkan Semangat Kebersamaan, DWP Korwilcam Dindik Purwokerto Barat Gelar Kegiatan Membuat Rujak Serut

Belajar dari Alam, Tumbuhkan Karakter: Siswa SD Negeri 2 Pasir Kidul Semangat Berkebun di Sekolah

SD Terpadu Putra Harapan Purwokerto Raih Juara I Lomba Gudep Mantap Kwarcab Banyumas 2026
